Sabtu, 12 November 2011

share

Hukum Kekekalan Momentum

o • Hukum kekekalan momentum .
o Kerja, Energi dan Hukum
o kekekalan energ i
o (Tipler, 1998)
BacK
• • GAYA
• Gaya muncul muncul sebagai sebagai interaksi dari dua buah benda/sistem
• Pada suatu benda bisa bekerja beberapa gaya sekaligus.Gaya-gaya ini muncul karena adanya interaksi benda tersebut dengan lingkungannya.
• Jika benda dalam keadaan setimbang, resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah nol .
BacK
• Macam-macam gaya
• 4 gaya yang berpengaruh di alam yaitu
o Gaya Elektromagnetik (Electromagnetic Force)
o Gaya Gravitasi (Gravitation Force)
o Gaya Interaksi Kuat (Strongth Force)
o Gaya Interaksi Lemah (Weak Force)
• Gara interaksi : gaya yang ditimbulkan oleh suatu benda pada benda lain walaupun letaknya berjauhan
o gaya gravitasi, gaya listrik, gaya magnet
• Gaya kontak : gaya yang terjadi hanya pad a benda-benda yang bersentuhan
o gaya normal, gaya gesek dan gaya tegang tali
BacK
• “ Sebuah benda akan berada dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan apabila resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol”

• Hukum Newton II
• “ Benda akan mengalami percepatan jika ada gaya yang bekerja pada benda tersebut dimana gaya ini sebanding dengan suatu konstanta(massa) dan percepatan benda”
BacK
• Hukum III Newton “Dua benda yang berinteraksi akan timbul gaya pada masing-masing benda yang arahnya berlawanan arah dan besarnya sama”
• Jika sebuah benda pertama memberikan gaya pada benda kedua, maka pada saat yang sama benda kedua ini juga memberikan gaya pada benda pertama dengan gaya yang sama besar tapi berlawanan arah
• Menurut bahasa yang dipermudah
• F aksi = - F reaksi
• Sebuah buku terletak di atas meja. Pada buku tersebut bekerja gaya gravitasi dan gaya yang normal yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan.
http://poexpoe.files.wordpress.com/2008/06/microsoft-powerpoint-gaya-dan-gerak2.pdf BacK
• • Hukum III Newton dalam Kehidupan Sehari-hari :
o Hukum III Newton berlaku ketika kita berjalan atau berlari
• Ketika kita berlari, gaya aksi berupa dorongan yang diberikan oleh telapak kaki kita kepada permukaan tanah sangat besar sehingga gaya reaksi yang diberikan oleh permukaan tanah kepada telapak kaki kita juga sangat besar. Akibatnya kita bisa berlari dengan kencang. Jadi besarnya gaya reaksi yang diberikan oleh permukaan tanah atau lantai kepada telapak kaki kita sebanding alias sama besar dengan gaya aksi yang kita berikan dan arahnya berlawanan.
o Hukum III Newton berlaku ketika kita berenang
o Ketika kita berenang, kaki dan tangan kita mendorong air ke belakang. Sebagai reaksi, air mendorong kaki dan tangan kita ke depan, sehingga kita berenang ke depan
o Hukum III Newton berlaku pada pistol atau senapan yang ditembakan
o Ketika sebuah peluru ditembakan, pistol atau senapan memberikan gaya aksi kepada peluru dengan mendorong peluru ke depan. Karena mendapat gaya aksi maka peluru tersebut mendorong pistol atau senapan ke belakang. Akibatnya, para penembak merasa tersentak ke belakang akibat dorongan tersebut. Seandainya dirimu bercita- cita menjadi polisi atau tentara maka suatu saat nanti bisa melakukan percobaan untuk membuktikannya.
• • Hukum III Newton berlaku pada Balon Udara yang bergerak .
• J ika posisi balon tegak, di mana mulut balon berada di bawah, maka balon akan meluncur ke atas. Balon bergerak ke atas karena balon memberikan gaya aksi dengan mendorong udara ke bawah (udara keluar lewat mulut balon) . Udara yang keluar lewat mulut balon memberikan gaya reaksi dengan mendorong balon ke atas, sehingga balon bergerak ke atas. Apabila posisi balon dibalik, di mana mulut balon berada di atas, maka balon akan bergerak ke bawah. Besar gaya aksi dan reaksi sama, hanya berlawanan arah.
• Hukum III Newton berlaku pada Ikan Gurita yang bergerak dalam air .
• Ikan gurita bergerak ke depan dengan menyemprotkan air ke belakang (gaya aksi); air yang disemprotkan tersebut mendorong ikan gurita ke depan (gaya reaksi), sehingga ikan gurita bisa berenang bebas di dalam air laut.
• Peluncuran Roket menggunakan konsep Hukum III Newton .
• Konsep dasar peluncuran roket sama dengan percobaan balon yang meluncur ke atas .
• • Catatan :
• G aya mempengaruhi gerak benda jika diberikan kepada benda tersebut. Gaya yang diberikan oleh sebuah benda tidak mempengaruhi benda tersebut, tetapi mempengaruhi benda lain yang diberi gaya itu. Misalnya, ketika roda memberikan gaya aksi kepada jalan, maka gaya tersebut mempengaruhi jalan, bukan roda sebagai pemberi gaya aksi. Demikian juga ketika jalan memberi gaya reaksi kepada roda, maka gaya tersebut mempengaruhi roda; tidak mempengaruhi jalan. I ntinya gaya mempengaruhi benda lain yang diberikan gaya. Gaya aksi yang diberikan roda bekerja pada jalan, sedangkan gaya reaksi yang diberikan jalan, bekerja pada roda.
BacK
• Gaya Normal
• Bekerja pada dua permukaan yang
• bersentuhan .
• Arahnya tegak lurus permukaan ( arah
• normal) .
• Fungsinya (jika benda dalam keadaan
• seimbang) menyeimbangkan gaya
• pada arah tegak lurus permukaan .
• Gaya normal adalah gaya reaksi dari
• gaya berat yang dikerjakan pada
• benda terhadap bidang dimana benda
• itu berada dan tegak lurus bidang.
• N = m g atau N = mg cos 
BacK

• GAYA GESEKAN STATIK DAN KINETIK
• Gaya gesekan yang bekerja pada dua permukaan benda yang bersentuhan, ketika benda tersebut belum bergerak disebut gaya gesek statik (lambangnya f s ) . Gaya gesek statis yang maksimum sama dengan gaya terkecil yang dibutuhkan agar benda mulai bergerak. Ketika benda telah bergerak, gaya gesekan antara dua permukaan biasanya berkurang sehingga diperlukan gaya yang lebih kecil agar benda bergerak dengan laju tetap. Ketika benda telah bergerak, gaya gesekan masih bekerja pada permukaan benda yang bersentuhan tersebut. Gaya gesekan yang bekerja ketika benda bergerak disebut gaya gesekan kinetik (lambangnya f k ) (kinetik berasal dari bahasa yunani yang berarti “bergerak”). Ketika sebuah benda bergerak pada permukaan benda lain, gaya gesekan bekerja berlawanan arah terhadap kecepatan benda. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pada permukaan benda yang kering tanpa pelumas, besar gaya gesekan sebanding dengan Gaya Normal .
• Gesekan statis
• Gesekan kinetis
• • Gaya dapat berupa : zat padat dengan zat padat dan zat cair dengan zat padat
• Gaya gesek dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu keadaan permukaan, kecepatan relatif, gaya yang bekerja, dsb
• Umumnya µ k < µ s
• µ k =koefisien gesek kinetik
• µ s =koefisien gesek statik
BacK
• Gaya Tegang Tali
• Gaya tegang tali adalah gaya yang terjadi pada tali, pegas atau batang yang ujung-ujung dihubungkan dengan benda lain.
• Gaya tegang tali memenuhi
• T = F = mg
BacK
• BERAT (Gaya Gravitasi )
• Berat atau Gaya Gravitasi adalah gaya tarik bumi terhadap benda-benda di sekitar permukaan bumi .
• W = beratbenda
• m = massabenda
• g = percepatangravitasi

share

Jumat, 01 April 2011

MIla Suka Rosyid

dikelas saya ada seorang cewe' yang terjerumus cinlok

share

Rabu, 16 Februari 2011

Basketball

A basket is a container which is traditionally constructed from stiff fibres, often made of willow. The top is either left open or the basket may be fitted with a lid.
Introduction

The plant life available in a region affects the choice of material, which in turn influences the weaving technique. Rattan and other members of the Arecaceae or palm tree family, the thin grasses of temperate regions, and broad-leaved tropical bromeliads each require a different method of twisting and braiding to be made into a basket.

Although baskets were probably created to serve a utilitarian rather than an aesthetic purpose, the practice of basket making has evolved into an art. Artistic freedom allows basket makers a wide choice of colors, materials, sizes, patterns, and details.
[edit] History

Archaeological sites in the Middle East show that weaving techniques were used to make mats and possibly also baskets, circa 8 000 BC[citation needed]. Baskets made with interwoven techniques were common at 3 000 BC.

The carrying of a basket on the head, particularly by rural women, has long been practised. Representations of this in Ancient Greek art are called Canephorae.
[edit] Figurative and literary usage

The phrase "to hell in a handbasket" means to rapidly deteriorate. The origin of this use is unclear. "Basket" is sometimes used as an adjective towards a person who is born out of wedlock[citation needed]. This occurs more commonly in British English.

share

Basketball

A basket is a container which is traditionally constructed from stiff fibres, often made of willow. The top is either left open or the basket may be fitted with a lid.
Introduction

The plant life available in a region affects the choice of material, which in turn influences the weaving technique. Rattan and other members of the Arecaceae or palm tree family, the thin grasses of temperate regions, and broad-leaved tropical bromeliads each require a different method of twisting and braiding to be made into a basket.

Although baskets were probably created to serve a utilitarian rather than an aesthetic purpose, the practice of basket making has evolved into an art. Artistic freedom allows basket makers a wide choice of colors, materials, sizes, patterns, and details.
[edit] History

Archaeological sites in the Middle East show that weaving techniques were used to make mats and possibly also baskets, circa 8 000 BC[citation needed]. Baskets made with interwoven techniques were common at 3 000 BC.

The carrying of a basket on the head, particularly by rural women, has long been practised. Representations of this in Ancient Greek art are called Canephorae.
[edit] Figurative and literary usage

The phrase "to hell in a handbasket" means to rapidly deteriorate. The origin of this use is unclear. "Basket" is sometimes used as an adjective towards a person who is born out of wedlock[citation needed]. This occurs more commonly in British English.

share